Jumat, 19 Oktober 2018

3.7 Menerapkan instalasi software aplikasi

Melakukan Instalasi Software

  
Materi Melakukan Instalasi Software : Apa dan Jenis-jenis software – Materi Melakukan Instalasi Software : Apa dan Jenis-jenis software – Materi kali ini berjudul Apa dan Jenis-jenis software. Mulai dari pengertian, hingga macam-macam software pada umumnya.
Sofware adalah seperangkat instruksi mesin yang digunakan untuk menjalankan operasi pada komputer. Perangkat Lunak (software) merupkan kumpulan beberapa perintah yang dieksekusi oleh mesin komputer dalam menjalankan pekerjaannya.
Software ditulis dengan bahasa pemrograman. Akhir-akhir ini banyak software yang ditulis dalam bahasa high-level programming languages, karena bahasa high-level programming languages lebih mudah dan lebih efisien digunakan.

Perangkat lunak (software) dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Sistem Operasi, Bahasa Pemrograman dan Perangkat Lunak Aplikasi.

1. SISTEM OPERASI

a. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara
pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital.
Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing- masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik
yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator.
Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
b. Sejarah Sistem Operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan.
Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi- programming (melayani banyak program sekali gus).
Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer- komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan
Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
c. Macam-Macam Sistem Operasi
Sistem Operasi jenisnya banyak sekali, kita tinggal memilih jenis apa yang akan digunakan di komputer kita. Mulai dari yang berlisensi sampai dengan yang gratis (open source), diantaranya adalah :
1. DOS
2. Windows, beberapa versi windows :
  • Windows 95
  • Windows 98
  • Windows 2000 Profesional
  • Windows 2003
  • Windows XP Windows Vista
3. Linux, macam-macam distro linux : Redhat Fodore Core Mandrake Suse Knoppix Ubuntu/Edubuntu
4. Apple System
5. Machintos

2. PERANGKAT LUNAK BAHASA (LANGUAGE SOFTWARE)

  • Perangkat Lunak Bahasa (Language Program), yaitu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin agar dapat diterima dan dipahami oleh komputer.
  • High Level Language (Bahasa Tingkat Tinggi) Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mudah dimengerti oleh siapa saja yang mau belajar, karena bahasa ini dibuat dengan menggunakan bahasa manusia sehari-hari. Bahasa tingkat tinggi saat ini biasa dimanfaatkan untuk membuat program-program aplikasi berbasiskan bisnis ataupun berbasiskan sains. Contoh dari bahasa tingkat tinggi adalah : Basic, dBase, Cobol, Pascal, C++, Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi, PHP, dan masih banyak yanga lainnya.

3. PERANGKAT LUNAK APLIKASI

Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang biasa digunakan oleh siapa saja untuk membantu pekerjaannya. Perangkat lunak aplikasi dapat dengan mudah di install di dalam komputer kita. Perangkat lunak aplikasi dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu :
a. Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan program yang langsung dibuat oleh seorang programmer yang disesuaikan dengan kebutuhan seseorang  ataupun untuk kebutuhan suatu perusahaan, biasanya menggunakan bantuan suatu bahasa pemrograman.
Misalnya menggunakan visual basic, PHP ataupun bahasa pemrograman apa saja yang mendukung. Contoh dari program aplikasi adalah :
Program penggajian karyawan (Payroll) Program penjualan tiket pesawat/kapal Laut Program kasir
Program billing warnet/wartel
b. Program Paket
Program paket merupakan program khusus dalam paket- paket tertentu yang dibuat oleh software house ataupun langsung bawaan dari suatu Sistem Operasi. Dibawah ini akan diberikan contoh macam-macam program aplikasi paket, yaitu :
  • Program pengolah kata, contohnya adalah : Microsoft Word, Open Office.org Writter, ChiWritter, Word Perfect, WordStar, K Writter, Amipro, dll.
  • Program pengolah angka, contohnya adalah : Microsoft Excel, Open Office.org Calc, Quattro Pro, Lotus 123, dll. Program presentasi, contohnya adalah : Microsoft Powerpoint, Open Office.org Impres, Magic Point, Corel Presentation, Apple Work, dll.
  • Program design grafis, contohnya adalah : Adobe Photoshop, Corel Draw, Free Hand, Auto Cad, dll.
  • Program browser, contohnya adalah : Internet Explorer, Modzilla Firefox, Opera, Netscape Communicator.
  • Program database, contohnya adalah : Microsoft Access, Open Office.org Base, Visual Foxpro, Fox Base, Dbase I- IV, dll.
  • Program animasi, contohnya adalah : Macromedia Flash, Swish, dll.
  • Program multimedia, contohnya : Windows Media Player, WinAmp, Cyberlink, Real Player, DVD Player,

4.6 menginstalisasi driver perangkat keras komputer

Driver adalah software atau perangkat lunak yang diinstal ke komputer agar komponen perangkat keras atau hardware yang terpasang di komputer dapat berfungsi dengan baik dan benar. Jika anda melakukan instalasi sistem operasi di komputer anda, beberapa perangkat keras membutuhkan driver agar dapat berfungsi seperti Sound Card, VGA Card dan LAN Card. Biasanya driver hardware tersebut sudah tersedia dalam bentuk CD/DVD saat anda membelinya. Tetapi jika CD/DVD driver tersebut hilang anda dapat mendownloadnya dari website vendor yang membuat hardware tersebut. 




Petunjuk instalasi driver :
  • Jika anda sudah memiliki CD/DVD drivernya, masukkan ke dalam CD Rom anda, tetapi jika anda tidak memilikinya download dari website vendor pembuatnya.
  • Buka folder dimana driver tersebut tersimpan. Klik dua kali file "SetUp.exe" untuk menjalankan proses instalasi. Ikuti perintah dan petunjuk yang diberikan saat instalasi, dan pilih di folder mana instalasi akan dilakukan dan tunggu beberapa saat hingga proses instalasi driver selesai. 
  • Klik "Yes" jika ada perintah untuk merestart komputer anda. Simpan dan tutup program lainnya sebelum komputer direstart. Jika tidak, restart komputer secara manual. 
Simpan baik-baik CD/DVD driver atau file driver yang telah anda download, karena akan anda butuhkan saat anda melakukan instalasi sistem operasi komputer anda. Jika anda ingin mendownload driver, sebaiknya mengunjungi website resmi vendor yang membuat hardware anda.

3.6 menerapkan instalisasi driver perangkat keras komputer




menerapkan instalisasi driver perangkat keras komputer

pengertian Driver
Driver adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. 



Pengertian Driver dan Fungsi Driver pada Komputer

pengertian driver dan fungsi driver komputer

Bagi kamu yang masih pemula mungkin pernah menancapkan suatu perangkat keras tertentu pada komputer misalnya printer atau scanner atau modem pada USB, setelah ditancapkan tiba tiba muncul jendala yang berisi tulisan “welcome to the found new hardware wizard”, lalu karena bingung dan tidak mengerti apa maksudnya itu kamu langsung menekan tombol cancel dan alhasil pada pojok kanan bawah akan muncul pemberitahuan seperti gambar dibawah ini yaitu “a problem occured during hardware installation. Your new hardware might not work properly”.
pengertian driver dan fungsi driver komputer

Mengapa hal diatas bisa terjadi ? jawabnya karena kamu belum melakukan instalasi driver pada komputer sesuai dengan perangkat yang kamu tancapkan tadi.
Sebenarnya apa sih driver itu? apa pengertian driver dan apa fungsi driver itu pada komputer ? Pengertian driver atau device driver dalam bahasa Indonesia adalah pengendali perangkat kertas, driver merupakan istilah teknologi informasi yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras.
Perlu diketahui bahwa sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa adanya driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver, umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras.

perlu diketahui juga perangkat keras komputer umumnya membutuhkan abstraksi. Perangkat yang sama saja mungkin dapat berbeda. Para pembuat perangkat keras merilis model-model baru yang menyediakan reliabilitas yang lebih baik atau performa yang lebih tinggi. Model baru tersebut seringnya dikontrol secara berbeda dari model yang sebelumnya. Komputer dan sistem operasi komputer tidak dapat diharapkan untuk mengetahui bagaimana cara kerja perangkat tersebut, apalagi jika memang terdapat banyak perangkat, baik itu untuk saat ini maupun untuk masa yang akan datang.
pengertian driver dan fungsi driver komputer
Untuk menyelesaikan masalah seperti ini, sistem operasi pun membuat sebuah spesifikasi tentang bagaimana setiap perangkat dapat diatur oleh sistem operasi. Device driver, dibuat dengan tujuan untuk mentranslasikan fungsi-fungsi sistem operasi ke dalam perintah yang dimiliki oleh perangkat yang bersangkutan. Secara teoritis, sebuah perangkat yang baru, yang umumnya dikontrol dengan menggunakan cara yang baru dapat bekerja dengan normal jika memang terdapat device driver yang cocok. Driver yang baru ini akan menjamin bahwa perangkat yang bersangkutan dapat beroperasi seperti biasa dari sudut pandang sistem operasi.

semoga artikel tentang pengertian driver dan fungsi driver diatas bisa bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan.

referensi id.wikipedia.org




Driver Device

" Driver device adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver, umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras. " diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Device_driver .


Dalam sebuah sistem operasi terkadang ada sebuah hardware yang tidak berfungsi bukan karena rusak tapi karena belum adanya driver yang menghubungkan perangkat lunak komputer dengan perangkat keras,untuk pengertian driver silakan melihat kutipan di atas. Driver sendiri biasanya di sediakan oleh pembuat perangkat keras tersebut,akan tetapi sistem opersai juga bisa mengenali driver perangkat keras jadi tidak perlu melakukan instalasi perangkat keras. untuk perangkat keras yang belum bisa di gunakan karena permasalahan driver bisa mendownload driver di website pembuat driver. atau bisa juga ke website yang menyediakan berbagai driver dari berbagai manufacture motherboard atau perangkat keras. daftar penyedia driver :

Cara Install dan Update Driver pada PC atau Laptop


Seperti kita ketahui, Update Driver memang sangat berguna untuk memperbaiki kinerja dari hardware di komputer/laptop kita. Windows XP, Windows dan Windows 7 mempunyai proses update driver yang berbeda, nah di Windows 7 langkah update driver ini sedikit lebih mudah.Kenapa harus update driver? Driver sangat berguna agar Windows atau sistem operasi yang kita pakai di laptop bisa berkomunikasi dengan periperal atau hardware di laptop kita. Dengan mengupdate driver, kita bisa lebih mengoptimalkan kinerja dari hardware tersebut.

Pengertian Driver

Driver adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi.

Jenis Komponen Driver
Driver dibagi berdasar kegunaannya adalah :

Driver audio : komponen yang berhubungan dengan audio atau suara
Driver Bios : komponen yang berhubungan dengan motherboard
Driver Chipset : komponen yang berhubungan dengan komponen chip pada motherboard
Driver Graphics : komponen yang berhubungan dengan visual
Driver Keyboard : komponen yang berhubungan dengan keyboard
Driver Mouse : komponen yang berhubungan dengan mouse
Driver Storage : komponen yang berhubungan dengan alat penyimpan data
Driver Webcam : komponen yang berhubungan dengan kamera
Driver Network : komponen yang berhubungan dengan jaringan

Cara Install Driver Pada Komputer

Ada banyak cara installasi driver pada komputer, namun disini saya menjelaskan cara termudah dalam melakukan installasi.
  1. Masukan kepingan CD driver pada CD-ROM/RW drive
  2. Klik Start
  3. Klik kanan pada My Computer (windows xp), Computer (windows 7)
  4. Klik Properties
  5. Klik tab Hardware-Device Manager (windows x), Device Manager (windows 7)
  6. Klik kanan pada komponen yang bermasalah (ber-tanda tanya)
  7. Klik Update Driver
  8. Klik lingkaran kecil No, not this time kemudian Next
  9. Klik lingkaran kecil Install from a list of spesific location (Advanced)
  10. Klik/centang Search removable media (floppy, CD_ROM...) dan Include this 
  11. Klik Browse kemudian cari file driver pada cd-rom/rd drive (sesuaikan dengan driver yang dibutuhkan, misalnya sound, vga, chipset dll) kemudian klik OK dan Next 
  12. Tunggu hingga proses installasi selesai dan klik Finish 
Selesai sudah proses installasi driver pada laptop maupun komputer desktop, apabila ada muncul pesan untuk melakukan restart komputer, klik saja restart komputer.
Demikian penjelasan cara melakukan installasi driver pada komputer dan laptop, semoga artikel ini bisa berguna.

4.4 menguji kinerja komputer

4.4 menguji kinerja komputer
Ketika kita terhubung dengan jaringan pastinya kita akan berpikir bagaimana cara kita memastikan jaringan sudah terhubungan dengan jaringan yang lain. Ada 2 cara untuk mengujinya yaitu dengan cara hadware dan software.

Secara Hardware :

Perhatikan lampu indikator NIC nya. kalau warna hijau maka jaringan sudah oke.
Perhatikan lampu indikator di hub atau switch apabila menyala maka jaringan sudah jalan.
Teslah kabel jaringan dengan tester, apabila warna-warnanya aktif dan berturut-turut maka kabel jaringan oke

Secara software :

Klik Network pada windows explorer, maka akan muncul semua perangkat-perangkat atau pc yang terhubung dengan jaringan yang sama.

Ping IP address komputer lain yang ada di jaringan yang sama, jika berhasil maka kita akan mendapatkan balasan pengiriman dari komputer yang kita hubungi atau yang di Ping sedang aktif.

3.3 menerapkan pengujian komputer

menerapkan pengujian hasiil komputer

PROSEDUR PENGUJIAN HASIL PERAKITAN
Booting terbagi menjadi dua cara, yaitu cold boot dan warm boot. Kedua booting tersebut sebenarnya sama. Hanya saja, keduanya dibedakan pada kapan waktu kita harus melakukan cara cold boot dan kapan waktu melakukan dengan cara warm boot.
Sebelum kita melakukan proses booting, terlebih dahulu kita harus melakukan hal-hal berikut.
  1. Pastikan semua perangkat komputer telah terpasang dengan benar.
  2. Pastikan arus listrik sudah masuk dalam stabilizer yang telah terhubung ke CPU dan monitor.
  3. Pastikan tidak ada floppy disk dan CD yang terpasang di komputer.
Setelah tiga hal tersebut sudah kita lakukan, kita dapat melakukan proses booting.
1.Cold Boot
Cold boot atau dalam bahasa Indonesia menghidupkan komputer dalam kondisi dingin. Apa maksud menghidupkan komputer dalam kondisi dingin? Proses cold boot dilakukan saat kondisi komputer mula-mula, yaitu keadaan mati (masih dingin). Bagaimana melakukan cold boot, ikuti langkahlangkah berikut.
  • Keadaan mula-mula komputer adalah mati.
  • Selanjutnya, tekan tombol Power yang ada di CPU/Central Processing Unit.
  • Sesaat kemudian, CPU akan hidup.
  • Langkah selanjutnya adalah menghidupkan monitor dengan cara menekan tombol Power pada monitor.
Tunggu hingga proses booting selesai dan di layar monitor akan tampil desktop.
  1. Warm Boot
Warm boot dalam bahasa Indonesia artinya menghidupkan komputer dalam keadaan panas. Hal itu karena booting saat dilakukan ketika komputer dalam keadaan hidup. Biasanya, warm boot dilakukan karena terjadi proses error pada komputer, yaitu ketika komputer hank (komputer dalam keadaan hidup, tetapi semua perangkat tidak dapat dioperasikan). Pada waktu komputer hank, mouse dan keyboard biasanya juga tidak dapat dioperasikan. Oleh karena itu, warm boot terpaksa dilakukan.
Langkah-langkah melakukan warm boot adalah sebagai berikut.
  • Keadaan mula-mula komputer adalah hidup.
  • Selanjutnya, tekan tombol Reset yang ada pada CPU.
  • Komputer akan mati sebentar, kemudian hidup kembali dan melakukan booting.
  • Setelah selesai proses booting, pada layar monitor akan terlihat scandisk. Hal ini terjadi karena mematikan komputer tidak sesuai prosedur.
  • Setelah proses scandisk selesai, tunggu hingga komputer menampilkan desktop.
  • Apabila komputer meminta user name dan password, masukkan user name dan password terlebih dahulu.
Mengenal bios dan cmos
BIOS (Basic Input Output System) adalah program mikroprosesor pada komputer yang digunakan untuk mengendalikan sistem komputer pada saat awal komputer dihidupkan. BIOS juga mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat keras yang terpasang seperti hard disk, video adapter, keyboard, mouse, dan printer.
Ketika sebuah komputer dihidupkan, BIOS melakukan pengecekan apakah semua perangkat input dan output sudah terpasang dan dapat bekerja dengan benar. Jika sudah terpenuhi maka BIOS akan mengirimkan informasi tersebut ke Sistem Operasi yang digunakan. BIOS juga yang mengatur penggunaan memori pada perangkat keras yang terpasang di komputer seperti Video Card, Sound Card, Land card, Memory dll. Jika BIOS mengalami gangguan atau gagal melakukan pengendalian maka otomatis perangkat keras tidak dapat digunakan bahkan kadang komputer tidak bisa dihidupkan
Jadi Fungsi utama dari BIOS adalah mengendalikan masukan dan keluaran pada komputer, contohnya adalah : keyboard, monitor, mouse, dan peralatan masukan dan keluaran. BIOS pada umumnya mempunyai menu (Interface) yang bagus, sehingga memudahkan user untuk melakukan penyetelan. Bentuk BIOS adalah persegi panjang, dan letaknya berada di bagian pinggir motherboard.
BIOS yang sering digunakan pada komputer yaitu AMI BIOS (BIOS dikembangkan dan dijual oleh Megatrends Amerika), dan AWARD BIOS / PHOENIX BIOS (BIOS yang dikembangkan oleh 2 dua perusahaan Award BIOS Software dan Phoenix Technologies).

BIOS dapat dikonfigurasi secara manual oleh pengguna sesuai keperluan, atau menggunakan konfigurasi bawaan yang mengacu ke penggunaan umum. Konfigurasi akan selalu tersimpan pada komputer dalam CMOS walaupun aliran listrik diputuskan dari komputer karena CMOS memiliki tenaga cadangan dalam sebuah baterai yang dinamakan CMOS Battery (Baterai CMOS).

CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) adalah sebuah perangkat kecil yang ditanamkan dalam mainboard (papan utama). CMOS tidak hanya digunakan pada komputer tapi digunakan juga digunakan pada kebanyakan perangkat elektronik lainya seperti Handphone, Alat Hitung, Kamus Digital, dll.
Tenaga yang dikonsumsi CMOS sangat kecil, oleh karena itu baterai CMOS bisa digunakan sampai lebih dari 5 tahun. Jika beterai CMOShabis atau diputuskan maka akan terjadi gagalnya penyimpanan konfigurasi yang mengakibatkan kembalinya ke konfigurasi awal pabrik. Contoh : konfigurasi tanggal komputer kembali ke tahun 90an

Jumat, 07 September 2018

Cara Membuat Bootable dengan Rufus untuk Install Windows dengan Flashdisk

Cara Membuat Bootable dengan Rufus untuk Install Windows dengan Flashdisk

Penggunaan bootable USB flash drive akan sangat bermanfaat bagi seorang teknisi. Selain lebih cepat dalam proses instalasi dibandingkan dengan CD/DVD. Salah satu cara untuk membuat flashdisk menjadi bootable adalah menggunakan rufus. Rufus adalah utilitas yang membantu untuk memformati dan membuat perangkat USB flash menjadi bootable, seperti flashdisk, kartu memori, dan lain-lain.

Rufus mendukung pembuatan bootable USB untuk banyak sistem operasi, antara lain sistem operasi Windows dan Linux. Beberapa kegunaan software rufus ini:
  • Membuat media instalasi USB dari ISO bootable (Windows, Linux, UEFI dan lain-lain)
  • Membantu sobat yang perlu bekerja pada sistem yang tidak memiliki OS yang terinstal.
  • Membantu sobat yang perlu flash BIOS atau firmware lain dari DOS.
Rufus ini memiliki ukuran file yang sangat kecil tapi menyediakan semua fasilitas yang sobat butuhkan. Software rufus ini bekerja dengan sangat cepat, sebagai contoh rufus sekitar dua kali lebih cepat dibandingkan dengan software lainnya yang sejenis misalkan UNetbootin. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat bootable dari USB dengan rufus.

Langkah pertama sobat download dulu software rufus nya disini Download Rufus.1.4.12

Pastikan flashdisk sudah sobat paasang di Komputer/Lapto sobat ya (sudah di colokin ke port usb)

Selanjutnya jalankan software yang sudah sobat download di atas, jangan lupa ekstrak dulu hasil download nya. Setelah dibuka maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

Rufus

Keterangan
1.  Device adalah flashdisk yang akan kita gunakan sebagai bootable
2.  File System pilih NTFS
3.  Browse file iso yang akan kita bootable

Selanjutnya kita Browse file iso yang akan kita bootable (cari file iso dimana sobat menyimpannya), Perhatikan gambar di bawah ini

Open File

Setelah file iso kita Open tadi, maka tinggal kita start. Lihat gambar di bawah ini.

Start

Selanjutnya akan muncul WARNING seperti pada gambar dibawah ini

warning

Selanjutnya tinggal OK saja, dan silahkan tunggu proses hingga selesai, proses ini membutuhkan waktu agak cukup lama.

Proses

Jika tampak seperti di bawah ini berarti sudah sukses. Dan siap untuk di pakai install PC atau Laptop sobat.

Done

Sekian tutorial kali ini saya sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasa. Jika ada yang kurang jelas bisa berkomentar di bawah postingan ini.

Masalah komputer dan jaringan beserta solusinya

Masalah komputer dan solusinya (1) Komputer Tidak Mau Hidup        Cara mengatasinya:      -  Cek koneksi kabel (dari power outletn...